Go Home :)

Laporan ahh. 😉

Saat ini saya sedang berada di bandara Soekarno-Hatta, menunggu pesawat yang akan membawa saya pulang ke rumah di pulau seberang (uhhh, lebay. hihihi).

Bersyukur saya punya modem Huawei O2 dan masih ingat cara install-nya.

Plus starter pack Telkomsel Flash yang saya beli tadi malam, dan masih ingat juga cara meng-installnya.

Jadi, sore ini : menunggu + online dengan koneksi super oke + ngemil buah = perfect combination. Aseeeekkk.

Kalo menurut jadwal, pesawat saya boarding pukul 18.15, artinya sekitar 35 menit lagi. Semoga saja tidak delay. Berangkat on time saja artinya saya baru tiba di Balikpapan pukul 21.50 WITA. Bayangkan kalau sampai keberangkatan saya ditunda. U yeah. Bisa tengah malem sampai di rumah.

Btw, SELAMAT HARI NATAL BAGI YANG MERAYAKAN.

Haha. Saya senang kalau peringatan natal dan tahun baru itu tiba, soalnya :

1. Acara di tivi bagus2. Semua film ceritanya inspiratif dan bertema cita keluarga

2. Sale gede-gedean di Mall. Huaaaa. Pengen belanja semua barang yang menarik. Semoga dapet THL (Tunjangan Hari Libur) sebelum balik lagi ke Bandung *ngarep*

3. Dekorasi segala fasilitas umum begitu meriah, begitu hidup. Semua orang terlihat bahagia dan menyempatkan diri berfoto di pohon2 natal tinggi yang biasanya diletakkan di tengah Mall (baru inget saya belum foto2. Ceilah)

4. Lagu2 yang diputar di tempat2 umum juga semarak dan menyenangkan. Saya suka 😉

5. Pokoknya segala situasi yang positif dan menyenangkan

Btw, kembali ke kondisi saya di ruag tunggu A4 Bandara Soekarno-Hatta. FYI : mbak2 yang duduk di sebelah kiri saya jutek banget. Uhhh. Untuk di sebelah kanan saya tempat sampah (lho??). Yeah, paling ga bukan orang jutek lainnya. Hehe.

Hmmm..apalagi ya.

UPDATE : Info terkini : Ada emak2 cuci tangan dengan air aqua dan CUCI TANGANNYA DI TEMPAT SAMPAH DI SEBELAH SAYA. Iyuuuhhhh. Hoek.

Yah, jadi ingat tentang perlunya pendidikan yang baik bagi calon ibu (dan juga calon ayah).

Saya sangat prihatin dengan ibu-ibu (dan juga ayah, namun yg sering saya lihat adalah ibu2) yang sedang duduk bersama anaknya di angkot (Angkutan Kota). Si anak baru saja selesai minum, lalu bingung mau buang sampah dimana. Si ibu pun menyuruh anaknya buang sampah ke jalanan. Dalam pikiran saya : Busyet dah ibu. Tempat sampahnya gede amat ya?

*Terlintas pikiran si ibu ini ga lulus SD. Aturan buang sampah aja ga tau*

Waktu itu juga sempat bertemu ayah dan anak balitanya, jalan berdua. Si anak bawa gelas plastik bermerk, sepertinya baru beli minum di supermarket. Saat minumannya hais, si ayah menyuruh anaknya membuang sampah ke GOT TERDEKAT. Astagfirullah. Shock banget saya.

*curiga lagi, jangan2 si bapak ga pernah duduk di kelas 1 SD, ampe ga tau bentuk tempat sampah itu seperti apa*

Kalau orangtua2 Indonesia seperti ini, kapan negara kita mau bersih?

Masyarakat mengeluhkan banjir, mengeluhkan got yang mudah tersumbat meski gerimis, mengeluhkan aroma got yang tidak enak, namun tidak pernah mau mengoreksi diri sendiri. Sebenarnya hal2 tersebut merupakan buah yang dipetik setelah menanam kan? Menanam banyak sampah di hari cerah, dan memanen banjir di hari hujan. Yeah, that’s a good deal.

Sebenarnya, sistem di sebelah manakah yang salah kalau seperti ini?

Setelah saya pikir, kemungkinan terbesar adalah sistem pendidikan menjadi calon orangtua. Banyak orang yang ingin menikah dan berkeluarga, namun masih belum mengerti konsekuensi dari menikah dan berkeluarga itu sendiri. Memiliki keturunan berarti harus siap menjadi guru bagi generasi selanjutnya. Guru berarti orang yang mampu mengajarkan dan memberi contoh yang baik. Dan ini merupakan hal yang (saya rasa) sering dilupakan oleh orang2 yang memiliki anak.

Well, mungkin bakal banyak yang mikir kalau pemikiran saya terlalu berat, terlalu jauh, atau terlalu apalah. Namun, saya rasa, segala sesuatu itu harus dipikirkan konsekuensi jangka panjangnya dari berbagai sudut dan kacamata.

Hhaa.. dan saya tipe orang yang selalu ingin hidup santai, namun serius. Jadi jalanilah hidup dengan santai, enjoy, namun serius.

Dan saya ingin hidup saya berjalan sesuai dengan yang saya inginkan. 😉

Mungkin sekian dulu.

Semoga liburan kalian juga menyenangkan.

Cheers 😉

NB : Buanglah sampah pada tempat sampah!

Jangan dibuang di kolong tempat tidur, got depan kosan, atau bahkan jalan raya.

Go Home :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s