The City of Tarakan, Indonesia-Part 1

Memasuki minggu ke-4 di kota Tarakan, Kalimantan Utara, Indonesia.

Berada di sebuah pulau kecil yang berdekatan dengan negara tetangga, Malaysia.

Hampir sebulan saya di sini, dan saya belum membuat ‘laporan’ kepada para pembaca sekalian.

—-

Saat ini saya sedang berada di kantor, menunggu jam 8 pagi untuk mengikuti training Plant Maintenance MySAP.

Bagi rekan-rekan PEP yang bekerja di pulau Jawa (kecuali Cepu), MySAP telah diaplikasikan dengan baik dan merupakan rutinitas yang biasa. Sedangkan bagi wilayah KTI (Kawasan Timur Indonesia), aplikasi MySAP masih seperti barang baru, dan sepertinya perlu diingatkan agar aplikasi ini digunakan secara rutin (sharing dari Pak Budi Warsono (ITB ’81), trainer MySAP karyawan, saat mengajar kami kemarin pagi).

Dan hari ini adalah hari training MySAP yang ke-2.

Sedikit sharing. Kalo di Tarakan Field, ada aturan baju seragam dalam 1 minggu, yaitu sbb:

Senin: kemeja putih, bawahan hitam/biru

Selasa: kemeja warna jeans, bawahan terserah (preferred jeans juga)

Rabu: Coverall lapangan

Kamis: sama dengan Senin

Jum’at: batik

Nah, ini hari Rabu, dan kami ada training, dan saya mengenakan baju lapangan.

Saat di mess, saya mikir juga sih.Kalo training, kan ga ngantor, kayaknya ga perlu deh pake coverall. Tapi karena saya males milih baju dan pengen yang praktis, akhirnya pake coverall BPS yang warnanya baby-blue. Anget rasanya kalo di ruangan ber-AC. Dan saat sampe kantor, bener aja. Ga ada yang pake coverall kecuali saya. Biarlah. Just in case saya diajak kelapangan, saya sudah siap sedia (ngeles banget XD ).

Kemudian, sharing lagi.

Tarakan adalah pulau kecil penghasil minyak (saja).

Untuk urusan pembangkitan tenaga listrik, Tarakan menggunakan gas engine yang sumber gasnya berasal dari Bunyu Field (Pulau kecil di utara pulau Tarakan, lebih dekat lagi dengan Malaysia), dan menggunakan satu diesel engine sebagai back-up. Meski produksi Tarakan kecil sekali, (jauh lebih kecil daripada produksi minyak perusahaan sebelumnya tempat saya bekerja di Duri), namun kota Tarakan cukup tertata rapi.

Penduduknya tidak terlalu ramai dan kotanya kecil, dan sepertinya, inilah penyebab utama tarif angkutan umum relatif tinggi. Selain itu, tidak adanya aturan tegas dari pemerintah kota dan pemerintah daerah mengenai tarif standar angkutan umum menyebabkan para supir membuat tarif ugal-ugalan. Sharing dari Pak Japri, driver mobil perusahaan,“Mereka (supir angkot) bikin patokan sendiri. Kalo dari gedung A ke gedung B, mereka minta 10 ribu. Kalo turun di gedung C, minta 25 ribu. Kemarin pas aku turun, dia minta 50 ribu.”

Kesimpulannya: saya ga mau naik angkot sendirian di kota Tarakan.

Oh iya, kalo di Tarakan (dan juga Balikpapan), angkot disebut taksi. Padahal kalau di Bandung dan Jakarta, taksi adalah sebutan untuk mobil sedan yang memberi fasilitas AC dan tempat duduk yang nyaman hingga sampai tujuan. Entah kenapa angkot di sini disebut begitu.

Kalo ngomong-ngomong tentang pemerintah, sebentar lagi (9 April 2014) adalah hari pemilihan anggota legislatif dan presiden. Beramai-ramai, para peminat kursi parlemen mengajukan diri untuk mewakili masyarakat (tak terkecuali kota Tarakan). It’s kinda awkward to see a lot of people who I don’t know put their pictures in public O_o

Btw, ada acara menarik pada Selasa malam mengenai hingar bingar pesta demokrasi bulan depan, dan (sepertinya) akan saya sharing di postingan selanjutnya 😉

(Bersambung)

Oh ya, WordPress me-launching emoticons baru untuk para blogger. I’m a big fan of emots! 😎

Here are some examples of them

😀 ❤ XD

They are cute, aren’t they? XD

If you like/don’t like it, simply set your blog appearance in your dashboard > Settings > Writing

Happy blogging ❤ ❤ ❤

The City of Tarakan, Indonesia-Part 1

One thought on “The City of Tarakan, Indonesia-Part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s